Senin, 20 Oktober 2014

SEJARAH BKC PANGANDARAN


Perkembangan BKC Pangandaran banyak mengalami kemunduran dan kemajuan, seraya waktu yang berjalan meski banyak kepedihan duka dan senyuman yang terukir tidak memungkiri banyak catatan catatan hitam di buku BKC Pangandaran.

Tertulis sejarah bahwa pertama kali BKC di bawa ke pangandaran adalah oleh Kang ateng, seorang karateka paling senior di pangandaran, dan orang yang pertama kali mengembangkan karate di pantai pangandaran, dengan berbagai perjuangannya BKC berkembang di pangandaran, namun perjuangan kang ateng semakin lama semakin kandas, karena krisis kepengurusan hingga akhirnya iya menggantung sabuk dan merubah pendiriannya sebagai seorang pembesar BOXER di pangandaran, dan putranya Nandi akhirnya mengikuti jejek ayahnya untuk menggantung sabuk dan mengganti emlim kebesaran perguruan menjadi seorang pembesar BOXER.

Setelah lengsernya periode pembesar BKC pertama, lalu munculah periode berikutnya yaitu periode kepemimpinan Kang Dodi Darmawan, dengan di dampingi oleh para pembesar BKC lainnya seperti Kang Cecep Dili, Kang Iwan Kara, dan yang lainnya. Kang Dodi darmawan mengembangkan BKC hingga melahirkan senior-senior BKC yang hebat dan berpegang teguh pada panca dharma keshatria BKC yang selalu berjuang dan tak pernah henti mengembangkan BKC, dengan berbagai kisah haru berjalan di periode ini, Pangandaran tercatat berprestasi di berbagai kejuaraan, Pangandaran tercatat sebagai ranting kelembagaan khusus yang tak menginduk pada cabang manapun, berdiri mandiri dan mengharum, kompak dalam mengembangkan perguruan, hingga senior-senior pangandaran menyebar mengembangkan BKC di wilayah wilayah di luar pangandaran, seperti di kalimantan, austraia, sumatra, bali, yogyakarta, palembang, france, cilacap dan daerah daerah lainnya. Junior junior BKC-pun bermunculan dan bersama mengembangkan BKC di pangandaran, dengan mandat dari guru-gurunya para junior BKC tetap semangat untuk berpegang teguh pada prinsip dan keyakinan, bahwa mereka harus tetap teguh dan takan pernah merubah prinsip mereka. Pada tahun 2012 Kang dodi darmawan di sekorsing oleh ketua dewan guru karena tidak dapat membereskan permasalahan dengan kang Adi Wanjati, namun sebenarnya bukan karena itu saja, dengan berbagai keuangan yang tidak transparan hingga BKC Pangandaran menjadi terpuruk, hingga padam di pangandaran dan tak terlihat selama sekian waktu dan seolah tak ada Perguruan BKC di pangandaran. Perseteruan Kang adi dan Kang dodi bukan tanpa alasan, karena kondisi ekonomi para karateka di pangandaran tergolong rendah Kang Dodi tidak mau memberatkan para karateka di pangandaran untuk memberikan jatah yang besar kepada wanjati yaitu kang adi, dengan setiap ujian yang tadinya rendah menjadi melonjak dua kali lipat. Karena kefakuman Kang Dodi Darmawan karena iya di sekorsing untuk sekian waktu munculah para pengurus baru yaitu periode Kang Asep Nurdin, Kang Gustian Sastriaji, Kang Solihun, Kang Dede, mencoba membantu Kang Dodi dalam keterpurukannya membangun BKC di pangandaran, dan junior junior BKC pagandaran tetap berdiri dan mengembangkan BKC di pangandaran, dan munculah para junior yang berpegang teguh pada kepercayaan dan takan berpaling pada perguruan lain sampai kaanpun, yaitu Kang Purnama Siliwangi, Kang Muhammad Irfan, Kang Muhamad Ikbal Jalaludin, Teh Shafiera Dewi Fitriani, Teh Ayu Intan, Kang Untung, dan para junior yang lainnya mendirikan dojo di SMA N 1 Pangandaran, dan inilah cikal bakal berkembangnya dojo dojo di pangandaran dan mulailah di dirikan dojo dojo baru di pangandaran, seperti pembukaan kembali Dojo SMK N 1 Pangandaran, Berdirinya Dojo SMP N 1 Pangandaran, Dojo Muhammadiyah Pangandaran, dan Dojo wilayah baru yaitu Dojo SMP N 1 Sidamulih. Setelah KEJURNAS 2012 BKC Pangandaran mengalami gonjang ganjing, pendirian dojo dojo untuk membuktikan dan untuk menarik kembali Kang Dodi Darmawan kembali ke BKC tak berjalan mulus, karena kepengurusan Kang Asep Nurdin telah menghabiskan keuangan UKT untuk Kejurnas sehingga keuangan Kas Ranting karut marut dan tak dapat membereskan idzajah peserta UKT hingga informasi sampai tembus ke pusat dan akhirnya Runtuhlah BKC Ranting Pangandaran karna kepemimpinan yang krisis. Kepengurusan Kang Asep Nurdin tercatat sebagai salah satu kepengurusan terburuk di pangandaran karena tak dapat membereskan keuangan idzajah peserta UKT, dan semua anggota kepengurusan di keluarkan dari perguruan oleh KDG Kang Iwa Rahardian Arsanata. Dengan kepengurusan yang tidak ada yang menjadi korban adalah para junior BKC, mereka hendak mengadu dan meminta pertolongan kemana, agar BKC pangandaran tetap berdiri. Akhirnya para junior-junior pangandaran di tarik oleh BKC Ranting Padaherang, yang hendak membantu mereka mengembangkan kembali BKC di pangandaran sesuai mandat dari Kang Iwa Rahardian arsanata, dan pada tahun 2013 setelah berdirinya Daerah Otonomi Baru Kabupaten Pangandaran menyatulah Tiga Ranting Besar yaitu : BKC Ranting Pangandaran, BKC Ranting Parigi dan BKC, Ranting Padaherang menjadi BKC CABANG PANGANDARAN dengan kepemimpinan semua anggota pengurus inti yaitu dari BKC Ranting Padaherang  dan dari tercatat ketua kestafel BKC Cabang Pangandaran yaitu Kang Kurniadi MSH DAN VI, dengan kepemimpinannya semua ranting bergabung bersama mengembangkan BKC di Wilayah Kabupaten Pangandaran hingga berkibarlah kembali BKC di wilayah Pangandaran.

BKC Selalu Berada Dengan Segala Keberadaannya...
Dan Sekecil Kecilnya Perguruan BKC pasti ada yang dapat di ambil sebagai contoh dan ilmu yang dapat di tauladani...
Setaiap kepengurusan memiliki kesuksesan dan kejayaannya masing masing...
Meski setiap orang memiliki prinsip yang telah berbeda namun janganlah menjadikan perbedaan sebagai sesuatu hal yang dapat membuat semuanya terpecah belah dan memutuskan tali persaudaraan dari apa yang telah di jalani bersama...
Semoga Sejarah Hitam BKC Pangandaran takan pernah terulang kembali...
Semoga BKC kan tetap berkibar di tanah PAKIDULAN di tanah Pasundan, mapak tilas Sembah Angga wacana Pajajaran Sajeroning hirup miwah cai, sajeroning sikap miwah lampah, ngahariring nepi diri mulih ka pati...

JAYA BKC PANGANDARAN



Selasa, 14 Oktober 2014

LATGAB BKC PANGANDARAN

Assalamualaikum Wr. Wb.
Oosh …!
Disampaikan dengan hormat, berdasarkan kepada kalender agenda kegiatan BKC Cabang Pangandaran tentang kegiatan LATGAB WILAYAH JABAR II yang akan di laksanakan di Ranting Pangandaran. Maka dengan ini kami selaku Keluarga Besar BKC JABAR II turut mengundang Akang/Teteh, untuk hadir Pada acara LATGAB JABAR II BKC, dan ikut serta dalam kegiatan tersebut, pada :
Hari   : Sabtu-Minggu
Tanggal : 18-19 Oktober 2014
Waktu : Pukul 15.00 s.d selesai
Tempat : Gedung Minagraha Pangandaran


PERSYARATAN PESERTA :

NO ADMINISTRASI PESERTA
1 LILIN 2 BUAH
2 BERAS 2 GELAS
3 KONSUMSI 2X Rp.25.000
4 SUMBANG KASIH PENYEWAAN GEDUNG Rp.5.000
5 OBAT-OBATAN PRIBADI
6 ALAT MAKAN PRIBADI
7 PAKAIAN LENGKAP
8 ALAT MANDI

Harap sampaikan Kepada Seluruh anggota BKC di wil.JABAR II, dan harap semua di kordinir oleh pengurus Ranting dan Cabangnya masing-masing.

TEMBUSAN :
1.Wanjati
2.Kesrafel Cabang Pangandaran